September | Download Novel Bukan Suamiku By Wandaniel25 PDF

Selamat datang di CarinNovel. Setelah sebelumnya kita membahas download novel pdf “Galaksi”, pada pertemuan kali ini aku mau berbagi novel “Bukan Suamiku” karya Wandaniel25 pdf. Novel ini telah di baca lebih dari 100 ribu kali di wattpad, dan didukung oleh 1 ribu pembaca. Novel ini memiliki isi 266 halaman novel. Dibawah adalah detail dari novel wattpad Bukan Suamiku pdf.

Kumpulan download Novel Wattpad Pdf Terbaru 2021 ada di beranda (akan di update selalu), dan kalian juga bisa mendownload novel karya Wandaniel pdf lainnya disini.

Detail Novel Bukan Suamiku

download novel bukan suamiku karya wandaniel25 pdf wattpad
novel bukan suamiku pdf wandaniel
  • Deskripsi:
  • Judul : Bukan Suamiku
  • Karya : Wandaniel
  • Genre : Romance
  • Rilis Tahun : 2021
  • Rating (Dari 10) : 9,2
  • Halaman : 266
  • Sinopsis : Sebagai Istri, Bela Hanya Patuh Dan Setia Kepada Suaminya, Namun Takdir Yang Seperti Apa Hingga Membuatnya Harus Terjebak Dalam Situasi Hubungan Yang Rumit Antara Kedua Kakak Beradik Itu Yang Tertukar Roh Dalam Tubuhnya. Hingga Membuat Bela Kebingungan Dalam Menjalani Hidup Dalam Rumah Tangganya Dan Akankah Hidup Bela Bahagia Dalam Menjalaninya?


Jika link rusak segera beritahu kami! kami akan menggantinya secepatnya. Dan mulai sekarang kalian tidak perlu lagi login maupun menambahkan e-mail agar bisa mengomentari atau melaporkan. Kami Sangat Menjaga Privasi Pengguna.

Cuplikan Novel Bukan Suamiku


Chapter 1


[…]

Bela mempunyai seorang suami yaitu Restu Bramantyo, itu semua tidak membuat Bela sedih dan hancur, karena perjodohan dari kedua orang tua mereka dua tahun silam, selama hidup berumah tangga dengan Restu, hidup salsabela justru diwarnai dengan isak dan tangis bukan dengan kebahagiaan, karena suaminya, Restu. Justru menyakitinya dengan sebuah perkataan tajamnya terhadap Bela dan Restu juga berselingkuh dengan seorang model yang bernama Siska.

Bela tidak tau kalau sebelum perjodohannya dengan Restu, sang suami sudah mempunyai kekasih, tapi, entah kenapa Restu menerima perjodohan ini, sementara adiknya Restu, Reza Bramantyo. Sudah mencintai Bela dan sudah mengenal Bela jauh sebelum Restu dan Bela dijodohkan.

Karena suatu kecelakaan, ditempat yang berbeda dengan waktu yang bersamaan, Restu dan adiknya, Reza. Roh mereka berpindah tempat. Sementara Reza koma tak sadarkan diri, lain halnya dengan Restu, ia hanya pingsan ditempat kejadian.

Akankah hidup Bela bahagia setelah roh Restu, suaminya berpindah raga?


[…]


Chapter 2


[…]

Seorang laki-laki dengan membawa koper dan ransel keluar dari bandara Soekarno-Hatta, dia adalah Reza Bramantyo adik kandungny Restu Bramantyo yang baru pulang dari London setelah menyelesaikan kuliah S2-nya.

“Den, Reza!” teriak mang ujang.

Reza menghampiri Mang Ujang dengan tersenyum. Mang Ujang ini supir dari kedua orang tuanya dan di pindah tugaskan untuk mengikuti Restu sebagai sopir pribadinya. Namun, kadang-kadang juga, Mang Ujang bertugas di kantor perusahaan yang Restu tangani.

“Mang Ujang apa kabar?” sapa Reza dengan senyuman lebarnya.

“Baik, Den, gimana kabar den Reza sendiri. kuliahnya lancarkan den?” Reza mengangguk dan terkekeh.

“Baik, Mang, kuliah aku beres makanya pulang!” Mang Ujang mengambil barang bawaan yang Reza bawa. Reza pun memberikannya. “Mang Ujang boleh aku pinjam mobilnya? Aku mau kesuatu tempat dulu, Mang Ujang pulang duluan aja pakai taksi, ya.”

Mang Ujang mendongak menatap Reza bingung. “Tapi, Den.” Mang Ujang ragu mau memberikannya atau tidak karena tadi Restu menyuruhnya untuk segera pulang membawa Reza setelah Reza sampai.

“Udah, mana kuncinya?” kata Reza dengan memaksakan ke mang Ujang. Mang Ujang pun menghela nafasnya pelan dan menyerahkan kunci mobilnya ke Reza.

Reza akhirnya membawa mobil itu kesuatu tempat yang ada dipinggir kota, ia melajukan mobilnya menuju ke sebuah toko kue. Langganannya dulu, karena ia ingin bertemu seseorang yang ia sangat cintai dan ia rindukan.

Reza memarkirkan mobilnya ke tempat parkir yang ada di depan toko kue yang buka 24 jam itu, pandangan pertama yang Reza harapkan ternyata bukanlah apa yang ia inginkan.

“Mmm… Permisi, Mbak. Belanya ada?” penjaga toko kue itu memperhatikan Reza dari atas ke bawah.

“Maaf, Mas ini siapa ya?” ujar sang penjaga toko kue itu.

“Oh, maaf, aku Reza temannya, Bela!” jawab Reza mengenalkan dirinya pada sang penjaga toko kue itu.

Penjaga toko yang bernama Tika itu hanya mengangguk saja. “Mbak Bela sudah tidak bekerja lagi disini mas, sudah lama sekali mungkin hampir dua tahunan.” Reza terkejut mendengar berita dari penjaga toko kue itu kalau Bela sudah tidak bekerja hampir dua tahun lalu, sama seperti dirinya yang menghilang dua tahun lalu tanpa pamit ke Bela.

“Emm, kamu tau Bela dimana, Tika?” tanya Reza dengan melihat nametag yang terpasang dibaju seragamnya Tika.


[…]

Jangan lupa dukung penulis asli jika kalian sudah memiliki rejeki untuk membeli buku cetak aslinya (saya tau kok rasanya pengin baca buku cetak tapi uang tak kunjung datang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.