Terbaru | Download Novel Callia By Clarisa Yani PDF

download novel callia karya clarisa yani pdf wattpad
download novel callia pdf Clarisa Yani

Selamat datang di CarinNovel. Setelah sebelumnya kita membahas download novel pdf “Revenge”, pada pertemuan kali ini aku mau berbagi novel “Callia” karya Clarisa Yani pdf. Novel ini telah di baca lebih dari 350 ribu kali di wattpad, dan didukung oleh 30 ribu pembaca. Novel ini memiliki isi 28 bab novel. Dibawah adalah detail dari novel wattpad Callia pdf.

Kumpulan download novel pdf Terbaru 2021 ada di beranda (akan di update selalu), dan kalian juga bisa mendownload novel karya Clarisa Yani lainnya disini.

Detail Novel Callia

Deskripsi:
Judul : Callia
Karya : Clarisa Yani
Genre : Romance
Rilis Tahun : 2021

Halaman : 185
Rating (Dari 10) : 9.0

Sinopsis :

Takdir seorang Callia Florentine. Gadis yang terlahir di tengah-tengah para pelacur. Selama hidupnya, ia tak pernah tahu bagaimana dunia luar itu. Berbaur dengan anak seusianya atau mengenyam pendidikan dengan selayaknya tak pernah ada di daftar hidupnya.

Hingga pada suatu malam, ia harus rela dijadikan bahan lelangan ketika usianya sudah genap tujuh belas tahun oleh si pemilik tempat bordil.

Duduk di tengah-tengah para pengusaha dan dijadikan bahan tawaran membuatnya tak hentinya mengeluarkan air mata pasrah oleh si pemilik takdir. Hingga seseorang mengangkat papan dan menawarnya dengan harga selangit.

Dan di sanalah hidupnya dimulai. Rasa cinta dan sakit menjadi satu kepaduan yang kental mengiringi langkahnya. Derai tawa dan air mata ikut menyempurnakan perjalanan hidupnya.

He is the Love, but he is the Pain…


Link : Disini (1,85 Mb)


Jika link rusak segera beritahu kami! kami akan menggantinya secepatnya. Dan mulai sekarang kalian tidak perlu lagi login maupun menambahkan e-mail agar bisa mengomentari atau melaporkan. Kami Sangat Menjaga Privasi Pengguna.

Cuplikan dan Review Novel Callia

Chapter 1

[…]

“Jangan kemana-mana dulu. Bantu aku menuangkan minuman ke dalam gelasnya,” ucap si iblis Addison.2
Aku menelan ludahku tercekat. Percuma jika aku menolak, dia akan melakukan hal yang lebih tidak menyenangkan lagi dan membuat keributan di sini. Dia adalah iblis yang berselimutkan wajah manusia. Dan sialnya lagi wajah yang di anugrahkan kepadanya cukup tampan.

Aku mencondongkan tubuhku untuk menuangkan minumannya. Aku terkesiap ketika merasakan tangannya tiba-tiba meremas bokongku. Sial! Selalu saja ada kesempatan untuk menjamah tubuhku dengan tangan kotornya.
Dua dari mereka tergelak melihat reaksiku. Dan satu dari mereka masih sibuk dengan dunianya.

“Aku tidak sabar merasakan adikku mengoyakkan tubuhmu,” bisiknya serak di telingaku. Seketika perutku langsung merasa mual dan mulas.
Beribu umpatan kasar telah tersemat dalam hati di tunjukkan untuknya. “Dasar sinting,” Ceplosku sangat pelan tak tahan hanya di simpan dalam hati.2

Tubuhnya semakin mendekatiku. Sial! Sepertinya dia mendengar umpatanku. Tangan wanita itu dilepaskan dari tubuhnya. Aku tak berani menatap lelaki itu.
Ya ampun… Tidak seharusnya aku mengatakan hal yang memancing iblis dalam dirinya semakin nampak terlihat. Jantungku memompa begitu nyaring. Keringat dingin mulai keluar membasahi telapak tangan. Bukan pertama kalinya dia mencoba melecehkanku walau tak pernah melebihi batas, tapi rasanya tetap sama kacaunya untuk jantungku setiap kali ia melancarkan aksi mesumnya.

Ia mensejajarkan tubuh kami dan menyerukkan wajahnya di sela leherku. Aku tak berani bergerak takut semakin memancing emosinya. Membuang mukaku ke arah samping menghindari sebisaku. Panas nafasnya menggelitik kulit leherku. Teman-temannya terdengar rusuh menyemangati.
“Si sinting ini ingin menempatkan adiknya di dalammu,” Aku tercekat. Dia membalikkan wajahku untuk menatapnya. “Dan secepatnya juga bisa aku pastikan hal itu akan segera terwujud. Just be ready for me, baby,”

[…]

Chapter 2

[…]

Ethan memutar bola matanya malas. “Tidak juga. Aku pernah mencoba dengan beberapa wanita, tapi pada akhirnya, rasa bersalah akan menyelimuti. Percuma melakukannya jika saat melakukan, yang ku bayangkan di kepala hanya dia!” Keluh Ethan menyenderkan kepalanya di sofa.2
“I’m feel bad for them.” Helaan nafas terurai, “Tapi mau sampai kapan? Move on, dude. Ini sudah dua tahun.. Ingat! Two fucking years tanpa kabar berita. Seharusnya kau sudah memiliki pacar setidaknya lima. Atau bolak balik kamar hotel minimal seminggu sekali. Kucingku saja sudah melahirkan sebanyak tiga kali selama dua tahun ini,”6
“Kucingmu saja yang memang murahan. Liar seperti pemiliknya!” Timpal Ethan asal.4

“Dia pencari kenikmatan. Dan aku juga cowok normal yang butuh kenikmatan.” Add melambaikan tangan, “Sekarang tidak usah bawa-bawa kucing, itu saja urusin batang milikmu. Mau sampai kapan meratapi nasib menyedihkanmu ini? Sebegitu cintanya eh sampai ditinggal dan disakiti juga masih tetap stay? That’s sweet. But, kind of pathetic. Like, open your eyes bro! There’s so many girls outside there… ” Addison masih berkoar dengan kata-kata pedasnya. Lelaki nyinyir itu mulai menampakkan taringnya.

“Sampai dia balik lagi.” Jawab Ethan pelan. “Aku yakin suatu saat nanti dia akan balik lagi ke sampingku. Aku masih yakin dia punya alasan kuat ninggalin tanpa kabar seperti ini,” ucap Ethan kembali menuangkan wiski di meja ke dalam gelasnya dan meneguknya.3

Addison mendengus. Sulit sekali berbicara dengan orang yang sudah dibutakan oleh cinta dan obsesi. Cinta terlalu menakutkan untuk playboy seperti dirinya.
“Iya. Semoga saat dia balik tidak bawa semacam ala-ala drama korea sebagai alasannya. Otak manusia kadang mudah di tebak. Bahkan aku sudah membayangkan penuturan kata dia meminta maafnya. Dan kau dengan polosnya pasti akan langsung memaafkan. Drama kesakitan yang kau rasakan pun begitu saja terhempas digantikan rasa iba.” Cibir Addison.

[…]

Chapter 3

[…]

“Waduh.. Bahasamu.” Leo tergelak. “Posisimu di sini memang terlalu mengenaskan. You know i hope i can help you! Tapi untuk sekarang, nikmatin dulu saja lah Call, siapa tahu suatu saat nanti kau bisa keluar dari sini. Toh masih aman juga kan tuh selangkangan?” Leo menyeringai.
Callia memukul lengan Leo sebal. “Sama saja ya semua cowok mah omongannya nggak jauh-jauh dari area sana! Maksudku, aku juga ingin hidup normal seperti mereka tanpa harus takut melanggar aturan mamih dan mamih.” Callia menggerutu.

“One day…” Jawab Leo singkat sambil menerawang ke depan mengalihkan pandangannya dari Callia.

“Kak, ngomongnya jangan pakai bahasa inggris dong. Aku nggak ngerti,” Protes Callia.
Leo mengacak rambut Callia gemas. “Belajar yang rajin ade Callia,”1
Callia memutar bola matanya. “Kak, kalau loncat dari sini kira-kira mati nggak ya?” tanya Callia tiba-tiba yang membuat Leo sontak menoleh dengan pandangan bertanya-tanya.
Kernyitan di dahinya bahkan berlipat ganda.

“Belum pernah denger sih yang loncat dari sini. Kenapa? Mau loncat? Coba saja kalau penasaran. Kita lihat, mati atau nggak si gadis pengantar minuman ini.” Ujar Leo mendengus sebal mendengar omongan ngelantur Callia sambil menyentil dahinya.

“Aku hanya bertanya. Tapi penasaran juga pengen nyoba. Kali aja masih tetap hidup. Lagian nggak ada jalan lain selain loncat dari sini sih,” ucap Callia mendesah dan menerawang ke bawah.

Leo menoyor kepala Callia. “Otak gunanya buat mikir. Di pake dong jangan hanya dijadikan pajangan saja!” Leo berujar jengkel, “Berhenti memikirkan yang aneh-aneh, dan mulailah gunakan untuk hal yang lebih bermanfaat!” tukasnya lagi.

Masalahnya, hal manfaat apa yang ia bisa lakukan di dalam sini? Setiap malam yang ia lihat hanya pasangan-pasangan yang saling berdesah-desahan berlomba siapa yang paling kencang.

[…]

2 comments

  1. Kak, kenapa saya ga bisa download?

  2. Bisa kirim linknya kak, untuk download novel lilin🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.