Novel Bila – Karya Laini Laitu

Novel Bila - Karya Laini LaituNovel Bila – Karya Laini Laitu
Info Buku

Bila merupakan Novel karya Laini Laitu, cetakan pertama dari novel ini resmi diterbitkan oleh MediaKita pada tanggal 1 April 2015 dengan bahasa yang digunakan yaitu Bahasa Indonesia.

Novel Bila Karya Laini Laitu ini mengusung Genre Fiksi, Romance dan Umum, selain itu novel ini memiliki total 300 halaman dengan ISBN 9789797944971.

Novel ini tidak hanya di jual dalam versi Cetak, tapi juga tersedia dalam versi e-book yang secara resmi di jual oleh Google Ireland ltd, bagi yang tertarik untuk membeli e-booknya kalian bisa membelinya di Google Play Store, ulasan pembeli dari novel itu juga cukup bagus dan mendapat rating 4,5/5,0 di Google Play Store. Harga e-book Novel Setelah Hujan Reda di Google Play Store juga terbilang murah yaitu Rp.44.122,00

Novel Bila – Karya Laini Laitu

Novel ini bahkan sempat mendapat ulasan baik dari Boy Candra yang memang namanya sudah tidak asing bagi banyak pecinta Buku Novel.

“Ini cerita yang kaya. Seharusnya kita memang bisa memilih yang kita mau, tapi kadang cinta adalah perihal belajar menerima kenyataan.” – Boy Candra, Penulis “Origami Hati”, “Setelah Hujan Reda“, dan “Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang“. 

Novel Bila – Karya Laini Laitu

Blurb

Bila menatap nanar kedua mempelai yang ada di depan penghulu, duduk dengan tegap, dia adalah Fadli, sahabat Bila. Seharusnya Bila berbahagia melihat sahabatnya mengawali hidup baru. Iya, seharusnya begitu. Namun, faktanya saat ini, hati Bila sesak melihat prosesi itu.

Bukankah seharusnya Bila yang ada di sana-di sampingnya? Seharusnya Bila yang menghabiskan masa tua bersamanya. Seharusnya Bila yang menjadi mempelai wanita. Sedikit egois memang, tetapi faktanya Bila lebih mengenal Fadli daripada wanita itu. Bila lebih mengenal Fadli luar dalam dibandingkan dengannya. Bila tahu rutinitas apa saja yang dia lakukan setiap hari. Bila tahu apa makanan favorit dan makanan yang dibencinya, bahkan Bila juga tahu berat badannya. Bila tahu segala hal dalam diri Fadli, tetapi mengapa justru wanita yang baru satu bulan mengalihkan perhatian Fadli yang kini menjadi pendampingnya. Kenapa, Tuhan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.