Review Novel Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus

Review Novel Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun NufusReview Novel Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus

Info Buku

Berbeda halnya dengan Lavina dan Erlan yang diterbitkan oleh Bentang Belia, Aku, Kopi dan Kamera merupakan sebuah novel karya Ainun Nufus yang diterbitkan pada tanggal 01 Desember 2018 oleh penerbit Stiletto Book.

Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus memiliki jumlah halaman sebanyak 165 halaman. Aku, Kopi dan Kamera lalu dijual dengan nomor ISBN 9786023364343 dengan bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia.

Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus merupakan novel yang mengusung Genre Fiksi, Romance & Umum.

Selain dijual dalam bentuk cetak, Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus juga dijual secara resmi oleh Google Ireland ltd dalam versi e-book.

Versi e-booknya ini dalam fitur halaman asli dan ideal untuk Web, Tablet, Ponsel dan eReader, bagi kalian yang menggunakan Android tidak usah khawatir karena e-book dari Novel Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus juga tersedia untuk perangkat Android.

Nah untuk para pembaca yang berminat membeli buku Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus dalam versi e-booknya, kalian bisa langsung mengakses Google Books untuk membelinya.

Kabar baiknya untuk para pembaca, Buku ini dijual dalam versi e-book dengan harga yang cukup terjangkau yaitu seharga Rp.48.285,00. Buku ini juga memiliki ulasan yang bagus dari para pembaca dan mendapat rating 5,0 di Google Play Store.

Review Novel Aku, Kopi dan Kamera Karya Ainun Nufus

Blurb Novel

Aku, Latte. Cewek 21 tahun yang tak suka mencari rindu. Karena tanpa rindu, aku tetap mencintaimu.

Aku, Reon. Cowok 22 tahun yang memeluk jarak demi mencari sesosok rindu agar cinta yang kumiliki tak pudar dari hati.

Aku, Genta. Cowok 22 tahun pecinta fotografi yang jatuh hati pada pandangan pertama dengan gadis penikmat kopi.

Kisah antara rindu dan nyamannya kebersamaan, hingga masing-masing sulit mengartikannya. Mereka sibuk mencari rindu, sibuk mencintai, dan sibuk menyenangkan hati orang lain, hingga lupa bahwa indahnya cinta hanya butuh mengakui: bahwa dirinya telah jatuh hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.