Review Novel Bad Boy Karya Nathalia Theodora

Review Novel Bad Boy Karya Nathalia TheodoraReview Novel Bad Boy Karya Nathalia Theodora

Info Buku

Bad Boy merupakan series pertama dari series Bad Boy karya Nathalia Theodora, novel ini lalu secara resmi diterbitkan pada tanggal 12 Agustus 2014 oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Series Keduanya dan ketiganya yaitu Bad Boy #2: Troy’s Spy dan Bad Boy #3: Lionel’s Keeper

Bad Boy Karya Nathalia Theodora memiliki jumlah halaman sebanyak 216 halaman, Bad Boy  lalu dijual dengan Nomor ISBN 9786020306629 dengan bahasa yang digunakan dalam novel adalah Bahasa Indonesia.

Bad Boy Karya Nathalia Theodora merupakan novel yang mengusung Genre Juvenile Fiksi/ Cinta & Romantis.

Selain dijual dalam bentuk cetak, Bad Boy Karya Nathalia Theodora juga dijual secara resmi oleh Google Ireland ltd dalam versi e-book.

Versi e-booknya ini dalam fitur teks mengalir dan halaman asli, ideal untuk Web, Tablet, Ponsel dan eReader, bagi kalian yang menggunakan Android tidak usah khawatir karena e-book dari Novel Bad Boy juga tersedia untuk perangkat Android.

Nah untuk para pembaca yang berminat membeli buku Bad Boy dalam versi e-booknya, kalian bisa langsung mengakses Google Play Books untuk membelinya.

Kabar baiknya untuk para pembaca, buku ini dijual dalam versi e-book dengan harga yang cukup terjangkau yaitu seharga Rp.34.694,00.

Buku ini juga memiliki ulasan yang bagus dari para pembaca dan mendapat rating yang cukup bagus yaitu 5,0 di Google Play Store.

Review Novel Bad Boy Karya Nathalia Theodora
Blurb Novel

Semua orang tahu, SMA Emerald dan SMA Vilmaris musuh bebuyutan, walaupun kini jarang tawuran. SMA Emerald dikomandani Troy, sementara SMA Vilmaris dipegang oleh Austin. Tapi siapa yang tahu bahwa Ivy, adik Troy, ternyata bersekolah di SMA Emerald? Suatu hari, Lionel tangan kanan Troy diberi tugas untuk menjemput Ivy, dan kepergok oleh Austin! Menyimpulkan bahwa Ivy berpacaran dengan musuh, Austin menghukum Ivy menjadi pesuruh gengnya.

Untuk menutupi identitasnya sebagai adik Troy, Ivy pun mematuhi perintah Austin, juga perintah Troy untuk pura-pura pacaran dengan Lionel. Saat Ivy memohon pada Austin untuk menghentikan hukuman, Austin menyuruhnya putus dari Lionel sebagai syarat.

Lagi pula, ternyata Ivy diam-diam mulai menyukai Austin… Bisakah Ivy terus menutupi identitasnya ketika Austin akhirnya menyatakan cinta? Dan bagaimana tanggapan Ivy saat Lionel menganggapnya bukan sekadar adik Troy?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.