Review Novel Bride Wannabe Karya Christina Juzwar

Review Novel Bride Wannabe Karya Christina JuzwarReview Novel Bride Wannabe Karya Christina Juzwar

Info Buku

Selain Love On Probation, Let Me Kiss You dan For Better Or Worse, Bride Wannabe juga merupakan novel karya Cristina Juzwar.

Novel ini lalu secara resmi diterbitkan pada tanggal 18 Desember 2014 oleh penerbit Bentang Pustaka.

Bride Wannabe Karya Christina Juzwar memiliki jumlah halaman sebanyak 316 halaman, Bride Wannabe lalu dijual dengan Nomor ISBN 9786022910435 dengan bahasa yang digunakan dalam novel adalah Bahasa Indonesia.

Bride Wannabe Karya Christina Juzwar merupakan novel yang mengusung Genre Juvenile Nonfksi, Keluarga, Pernikahan & Perceraian.

Selain dijual dalam bentuk cetak, Bride Wannabe Karya Christina Juzwar juga dijual secara resmi oleh Google Ireland ltd dalam versi e-book.

Versi e-booknya ini dalam fitur teks mengalir dan ideal untuk Web, Tablet, Ponsel dan eReader, bagi kalian yang menggunakan Android tidak usah khawatir karena e-book dari Novel Bride Wannabe  ini juga tersedia untuk perangkat Android.

Nah untuk para pembaca yang berminat membeli buku Bride Wannabe dalam versi e-booknya, kalian bisa langsung mengakses Google Play Books untuk membelinya.

Kabar baiknya untuk para pembaca, buku ini dijual dalam versi e-book dengan harga yang cukup terjangkau yaitu seharga Rp.41.250,00.

Buku ini juga memiliki ulasan yang bagus pdari para pembaca dan mendapat rating yang cukup bagus yaitu 4,1/5,0 di Google Play Store.

Review Novel Bride Wannabe Karya Christina Juzwar
Blurb Novel

“Will you marry me, Sacha?”

Itu adalah kalimat yang kunanti akan terucap dari bibir Ben, si-pacar-delapan-tahunku. Tapi nyatanya, sampai sekarang belum pernah sekalipun aku mendengarnya.ÿ

Yes! Aku kalah sama Baby. Dia baru kenal Will sebentar via online dating, eh sekarang udah mau married. Sedangkan aku, kenal baik-baik di dunia nyata, tapi kisah cintanya gini-gini aja.

Aku merenung sambil melipat-lipat sticky note layaknya origami. Aku tahu, di dalamnya tertulis alamat website online dating pemberian Baby. Namun buatku, mendaftar online dating itu sama seperti menceburkan diri ke kolam hiu. Kita kan, tidak tahu seperti apa pria-pria yang ada di sana.

“Buat jaga-jaga aja, kalau kamu menyerah menantinya,” goda Baby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.