Review Novel Friend Zone Karya Vanesa Marcella

Review Novel Friend Zone Karya Vanesa MarcellaReview Novel Friend Zone Karya Vanesa Marcella

Info Buku

Friend Zone merupakan sebuah novel karya Vanesa Marcella yang pertama kali ia publish ceritanya di Wattpad sebelum akhirnya secara resmi diterbitkan pada tanggal 08 Agustus 2016 oleh penerbit Bentang Belia.

Vanesa Marcella sendiri pernah menggarap sebuah novel project dengan para penulis lain dengan judul Friend Zone Alert.

Novel Friend Zone memiliki jumlah halaman sebanyak 272 halaman, Friend Zone lalu dijual dengan Nomor ISBN 9786024300005 dengan bahasa yang digunakan dalam novel adalah Bahasa Indonesia.

Friend Zone merupakan novel yang mengusung Genre mengenai Fiksi Dewasa Muda, Roman dan Umum.

Selain dijual dalam bentuk cetak, Buku ini juga dijual secara resmi oleh Google Ireland ltd dalam versi e-book.

Versi e-booknya ini dalam fitur teks mengalir dan ideal untuk Web, Tablet, Ponsel dan eReader, bagi kalian yang menggunakan android tidak usah khawatir karena e-book dari Novel Friend Zone ini juga tersedia untuk perangkat Android.

Nah untuk para pembaca yang berminat membeli buku Friend Zone dalam versi e-booknya, kalian bisa langsung mengakses Google Play Books untuk membelinya.

Kabar baiknya untuk para pembaca, buku ini dijual dalam versi e-book dengan harga yang cukup terjangkau yaitu seharga Rp.29.050,00.

Buku ini mendapat respon baik dari para pembaca dan mendapat rating 4,6/5,0 di Google Play Store.

Review Novel Friend Zone Karya Vanesa Marcella
Blurb Novel

Di mata Abel, David adalah cowok sempurna. Dia ganteng, populer, dan selalu berada di sisi Abel. Tiap David memandangnya, Abel selalu berharap rona merah di pipinya tidak ketahuan oleh David. Apalagi saat David menyentuhnya, mengacak rambutnya, seolah seluruh partikel di dalam tubuh Abel siap memelesat tinggi menembus langit. Hanya satu kekurangan David, ia adalah sahabat Abel.

Di mata David, Abel adalah cewek tomboi yang sejak kecilselalu ada di orbit kehidupannya. Ia merasa sangat nyaman bersama Abel. David nggak perlu jaga image di depan cewek itu. Sayangnya, kenyamanan yang berlebihan ini membuatnya nggak peka. Tanpa David sadari, janjinya untuk menjadi sahabat Abel selamanya justru melukai perasaan gadis itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.