Review Novel Lavina Karya Ainun Nufus

Review Novel Lavina Karya Ainun NufusReview Novel Lavina Karya Ainun Nufus

Info Buku

Selain Cool Boy, Lavina juga merupakan novel karya Ainun Nufus, novel ini diterbitkan di tanggal 18 Januari 2019 oleh penerbit Bentang Belia.

Lavina Karya Ainun Nufus memiliki jumlah halaman sebanyak 372 halaman. Lavina lalu dijual dengan nomor ISBN 9786024303495 dengan bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia.

Lavina Karya Ainun Nufus merupakan novel yang mengusung Genre Fiksi, Romance & Umum, Lavina merupakan karya keenamnya yang merupakan bagian dari High School Series yang di publish di akun Wattpad @beliawritingmarathon milik penerbit Bentang Belia, Lavina sendiri mendapat respon baik dari para pembaca, dan telah dibaca lebih dari 4 juta kali di Wattpad.

Selain dijual dalam bentuk cetak, Lavina Karya Ainun Nufus juga dijual secara resmi oleh Google Ireland ltd dalam versi e-book.

Versi e-booknya ini dalam fitur teks mengalir dan ideal untuk Web, Tablet, Ponsel dan eReader, bagi kalian yang menggunakan Android tidak usah khawatir karena e-book dari Novel Lavina Karya Ainun Nufus juga tersedia untuk perangkat Android.

Nah untuk para pembaca yang berminat membeli buku Lavina Karya Ainun Nufus dalam versi e-booknya, kalian bisa langsung mengakses Google Books untuk membelinya.

Kabar baiknya untuk para pembaca, Buku ini dijual dalam versi e-book dengan harga yang cukup terjangkau yaitu seharga Rp.41.250,00. Buku ini juga memiliki ulasan yang bagus dari para pembaca dan mendapat rating 4,6/5,0 di Google Play Store.

Review Novel Lavina Karya Ainun Nufus

Blurb Novel

Rasanya lelah.

Terus berjuang tanpa ada timbal balik.

Rasanya putus asa.

Terus tersenyum, tapi aku bukan alasanmu tersenyum.

Tapi, aku bisa apa?

Arsenio Abrisam. Dia cowok paling sempurna di mataku. Kami emang udah pacaran sejak kelas X di SMA Nusa Cendekia. Tapi, sikap baiknya selama ini kayak udah SOP, datar. Seolah-olah dia cuma menjalankan kewajiban sebagai pacar. Aku bingung. Apa cuma aku yang punya perasaan cinta? Atau, apa mungkin dia jenuh sama aku? Sebenernya aku masih pengin pertahanin hubungan ini. Tapi, mana bisa cinta bertepuk kalau hanya salah satu yang berjuang?

Apa aku salah mencintai cowok dingin seperti Arsenio dan bertahan hampir 3 tahun? Sementara itu, jelas-jelas ada cowok lain bernama Erlan yang lebih perhatian. Mungkin aku bisa mengelabui orang lain. Tapi, gimana dengan hati ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.