Review Novel MetroPop: Beautiful Pain Karya Nathalia Theodora

Review Novel MetroPop: Beautiful Pain Karya Nathalia TheodoraReview Novel MetroPop: Beautiful Pain Karya Nathalia Theodora

Info Buku

Selain Bad Boy, Bad Boy #2: Troy’s Spy dan TeenLit: Bad Boy #3: Lionel’s Keeper, MetroPop: Beautiful Pain juga merupakan sebuah novel karya Nathalia Theodora.

Sama halnya dengan 3 series novel Bad Boy miliknya, MetroPop: Beautiful Pain juga diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dan secara resmi diterbitkan pada tanggal 13 Agustus 2018.

MetroPop: Beautiful Pain Karya Nathalia Theodora memiliki jumlah halaman sebanyak 148 halaman, MetroPop: Beautiful Pain lalu dijual dengan Nomor ISBN 9786020398266 dengan bahasa yang digunakan dalam novel adalah Bahasa Indonesia.

MetroPop: Beautiful Pain Karya Nathalia Theodora merupakan novel yang mengusung Genre Juvenile Fiksi & Umum.

Selain dijual dalam bentuk cetak, MetroPop: Beautiful Pain Karya Nathalia Theodora juga dijual secara resmi oleh Google Ireland ltd dalam versi e-book.

Versi e-booknya ini dalam fitur halaman asli dan teks mengalir, ideal untuk Web, Tablet, Ponsel dan eReader, bagi kalian yang menggunakan Android tidak usah khawatir karena e-book dari Novel MetroPop: Beautiful Pain juga tersedia untuk perangkat Android.

Nah untuk para pembaca yang berminat membeli buku MetroPop: Beautiful Pain dalam versi e-booknya, kalian bisa langsung mengakses Google Play Books untuk membelinya.

Kabar baiknya untuk para pembaca, buku ini dijual dalam versi e-book dengan harga yang cukup terjangkau yaitu seharga Rp.41.085,00.

Buku ini juga memiliki ulasan yang bagus dari para pembaca dan mendapat rating yang cukup bagus yaitu 5,0 di Google Play Store.

Review Novel MetroPop: Beautiful Pain Karya Nathalia Theodora

Blurb Novel

Silakan saja menyebut Keira perempuan serakah karena mencintai Landon dan Damon, sama besarnya. Dia tidak peduli meski Landon sakit dan Damon suka memukulinya. Masa lalu yang dimilikinya membuat Keira bertekad untuk mempertahankan mereka berdua.

Berulang kali Damon meminta Keira untuk memilih dan jelas sekali lelaki itu tidak suka menjadi pihak yang kalah. Dia akan melakukan segala cara untuk membuat Keira meninggalkan Landon. Akhirnya Keira tidak mampu menolak dan hanya bisa bernegosiasi agar Damon memberinya waktu satu bulan untuk mengucapkan selamat tinggal pada Landon.

Padahal, kondisi Landon tidak kunjung membaik. Dengan detik-detik yang semakin mendekati batas waktu pemberian Damon, Keira hanya berharap semua yang dia lakukan akan berhasil. Semoga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.