Review Novel Silver Girl Karya Cristina Juzwar

Review Novel Silver Girl Karya Cristina JuzwarReview Novel Silver Girl Karya Cristina Juzwar

Info Buku

Selain Amore: Autumn Kiss, Amore: Three Days to Remember dan For Better Or Worse, Silver Girl juga merupakan sebuah novel karya Cristina Juzwar.

Novel Silver Girl karya Cristina Juzwar secara resmi diterbitkan pada tanggal 10 Maret 2016 oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Novel Silver Girl karya Cristina Juzwar memiliki jumlah halaman sebanyak 232 halaman, novel Silver Girl lalu dijual dengan Nomor ISBN 9786020325828 dengan bahasa yang digunakan dalam novel adalah Bahasa Indonesia.

Silver Girl karya Cristina Juzwar merupakan novel yang mengusung Genre mengenai Juvenile Fiksi, Cinta & Romance.

Selain dijual dalam bentuk cetak, Silver Girl karya Cristina Juzwar juga dijual secara resmi oleh Google Ireland ltd dalam versi e-book.

Versi e-book dari novel Silver Girl karya Cristina Juzwar ini dalam fitur halaman asli dan ideal di gunakan untuk Web, Tablet, Ponsel dan eReader, bagi kalian para pembaca yang menggunakan Android tidak usah khawatir karena e-book dari Novel Silver Girl ini juga tersedia untuk perangkat Android.

Nah untuk para pembaca yang berminat membeli buku Silver Girl karya Cristina Juzwar dalam versi e-booknya ini, kalian bisa langsung mengakses Google Play Books untuk membelinya.

Kabar baiknya untuk para pembaca, buku Silver Girl karya Cristina Juzwar ini juga dijual dalam versi e-book dengan harga yang cukup terjangkau bagi kantong para pembaca yaitu seharga Rp.38.775,00.

Review Novel Silver Girl Karya Cristina Juzwar
Blurb Novel

Tidak mudah menjadi Kei. Vitiligo membuatnya tidak percaya diri. Warna kulitnya tidak sama dan beberapa helai rambutnya tampak keperakan. Dia sering dipandang aneh dan di-bully teman-teman. Jadi, dia memilih untuk bersahabat hanya dengan cello kesayangannya. Beruntung Kei berkenalan dengan Domi, cowok berkacamata yang kurang-lebih senasib dengannya. Dan suatu hari, mereka sepakat membuat wishlist dan berusaha mewujudkannya bersama-sama. Tetapi, apakah Kei dan Domi berhasil melakukannya? Ataukah semuanya jadi berantakan karena tanpa sadar ada hati yang terlibat di dalamnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.